Pagi itu Sabtu 5 Desember 2009 ku persiapkan diri dan segala sesuatu, termasuk Harley kesayanganku serta jaket dan helm. Karena waktu itu sekitar pukul 5.30 pagi yang masih lembab karena habis hujan di malam hari, dan setelah dirasa cukup kupanaskan Harley Djadoelku. Tak berapa lama kupancal gas pelan-pelan karena waktu yang masih pagi supaya tidak begitu berisik dengan suara kenalpot HD ku, maklum saya tinggal dikampung yang padat penduduk. Setelah melalui jalan besar langsung ku geber Hd ku dengan penuh kehati-hatian, kunikmati turing sendiri ini melalui kota Jogja kemudian menyusuri kota Kulon Progo-Purworejo-Kutoarjo-Kutowinangun-Gombong-Sumpiuh-Buntu, dan setelah kota gombong yaitu di sekitar Kota Tambak ku berhentikan HD ku di sebuah warung sate bebek Bu Nanik di desa Karang Petir Tambak Banyumas. Karena perut yang sudah mulai keroncongan sambil membayangkan nikmatnya sate bebek di pagi hari, ku pesan sate 1 porsi dan minta kuah gulai sedikit dengan nasi putih dan teh manis mendampinginya. Kurasakan empuknya sate bebek dengan bumbu kacang yang tidak begitu lembut da
n menimbulkan kerenyahan dan kenikmatan tersendiri. Memang baru kali ini saya mencoba sate bebek dan ternyata tidak kalah enaknya dengan sate ayam, bumbunya yang merasuk ke dalam daging menjadikan sajian sate dari Bu Nanik habis tanpa tersisa sedikitpun. Setelah dirasa cukup, saya melanjutkan lagi ke kota Cilacap untuk memenuhi undangan Bro Reza yang akan melangsungkan resepsi pernikahannya, tak terasa kutancap gas yang mungkin melaju dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam sampailah di kota Cilacap. Di kota ini saya langsung bergabung dengan rekan-rekan Imbi Jogja yang sudah berangkat lebih dulu, yaitu mereka berangkat hari Jum'at sore. Setelah saya bergabung dan mengistirahatkan HD ku serta mengecek oli mesin, kami ngobrol-ngobrol sejenak sambil menunggu waktu untuk berangkat ke tempat resepsi pernikahan. Kami berangkat bersama ke gedung resepsi dengan temen-temen IMBI yang berjumlah kurang lebih 17 bikers, dan setelah sampai di gedung kami menunggu sejenak untuk menunggu sang pengantin dan menikmati sajian-sajian yang telah tersedia. Dan kiranya sudah cukup, bro Tolet segera memberikan aba-aba ato kode untuk segera persiapan pulang. Kami pulang bersama dari kota Cilacap menuju Jogja,namun sebelum melanjutkan perjalanan ke Jogja kami mampir di rumah makan Lestari Banyumas karena permintaan pemilik rumah makan Lestari tersebut, yang juga merupakan biker moge yaitu bro Candra Yohan. Setelah kami menikmati suguhan berbagai macam gorengan, pecel dengan bunga combro yang berasa unik dan minuman kopi dan teh, lalu kami melanjutkan perjalanan menuju Jogja dengan melalui jalur selatan atau yang terkenanl dengan jalur deandles. Pada suatu jalan yang halus dan luas yang jaraknya cukup panjang kugeber abis HDku yang hampir mentok gas ulir ditangan, karena ingin rasanaya hati untuk memacu andrenalinku. Dan setelah melalui jalur deandles kami memasuki kota Bantul dan waktu masuk pinggiran Jogja kami berpisah untuk pulang ke rumah masing
.gif)
-masing.
Comments
Post new comment